Batu Pandang Ratapan Angin Dieng – Salah satu tempat wisata yang terkenal di daerah Wonosobo adalah Dataran Tinggi Dieng. Tempat ini selalu menjadi pusat tujuan wisata bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Hal ini dikarenakan dalam satu kawasan dataran tinggi terdapat beberapa tempat wisata yang tidak bisa ditemukan ditempat lainnya. Selain karena pemandangan alamnya yang menakjubkan bagai lukisan, Dieng juga memiliki satu desa yang menjadi desa tertinggi di Pulau Jawa yaitu Desa Sembungan.

Tidak hanya itu saja dalam kawasan Dataran Tinggi Dieng juga terdapat tempat wisata Batu Pandang Ratapan Angin. Tempat wisata ini begitu eksotis karena dengan berada di tempat ini kita bisa melihat keindahan Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari kejauhan.

Lokasi Batu Pandang

Tempat wisata Batu Pandang Ratapan Angin ini terletak di kawasan Dieng Plateu Theater. Bagi yang ingin berkunjung ke tempat wisata ini, kamu bisa memarkirkan kendaraan kamu di area parkir Dieng Plateu Theater. Karena memang area parkir kedua tempat wisata ini dijadikan satu.

Dari tempat parkir tersebut kamu akan melewati jalan setapak kearah atas menuju pos penjagaan. Tidak perlu khawatir tersesat karena ada tanda arah ke lokasi Batu Pandang Ratapan Angin dari mulai area parkir.

Setelah melewati pos penjagaan kamu harus sedikit tracking selama kurang lebih 15 menit untuk sampai pada spot Batu Ratapan Angin. Lokasi Batu Pandang ini terletak pada ketinggian 2010 mdpl jadi bisa dibayangkan betapa indahnya warna-warni Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang dikelilingi hamparan pegunungan dan bukit.

Jika anda dari jakarta dan ingin berlibur ke batu pandang dieng. Mungkin bisa menggunakan jasa paket wisata dieng dari jakarta dari kami.

Sejarah

Berdasarkan cerita dari kalangan masyarakat sekitar, Batu Pandang Ratapan Angin terbentuk akibat kemarahan seorang sumai terhadap istrinya. Pada zaman dahulu kala ada seorang Pangeran yang sedang marah dengan istrinya karena istrinya ketahuan selingkuh dengan pria lain.

Saat itu terjadi perkelahian antara Pangeran dengan lelaki itu. Pangeran yang memiliki kesaktian akhirnya mampu mengalahkan lelaki itu dan mengutuk lelaki itu menjadi batu dengan posisi berdiri dan sang istri menjadi batu dengan posisi terduduk.

Selang beberapa waktu setelah kutukan itu Pangeran masih datang ke lokasi tempat batu itu berada. Sering terjadi hembusan angin kencang di lokasi itu. Gesekan antara tangkai pohon dan batu ini menimbulkan suara seperti suara ratapan permintaan maaf dari sang istri. Hingga akhirnya lokasi ini dijadikan sebuah pelajaran arti pentingnya kejujuran dalam sebuah hubungan.

Destinasi Menarik Lainya:

Tiket Masuk

Jika kamu ingin berlibur di kawasan Dataran Tinggi Dieng khususnya di lokasi Batu Ratapan Angin kamu tidak perlu khawatir tiket masuk yang mahal. Untuk masuk dalam kawasan ini kamu cukup membayar sepuluh ribu rupiah saja per orang. Di dalama kawasan Batu Ratapan Angin ini kamu bisa menemukan beberapa spot foto yang memukau yang telah disediakan oleh para pengembang kawasan wisata ini.

Untuk bisa memakai spot foto itu kamu cukup membayar lima ribu rupiah untuk setiap tempat spot fotonya. Misalnya saja kamu ingin berfoto di spot berbentuk love yang ada di bibir tebing. Karena keindahan yang disuguhkan dari Batu Pandang ini, sering kali lokasi ini dijadikan tempat pernyataan cinta sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta. Romantisme yang disuguhkan oleh tempat ini benar-benar membekas disetiap hati pengunjungnya.